Tuesday, March 24, 2009




Tips memilih oli untuk motor kita


Memilih oli mesin kadang cukup membingungkan, karena ketidak tahuan spesifikasi oli yang akan kita pakai. Pemahaman tentang kondisi pengoperasian mesin yang dipakai, serta pengetahuan mengenai spesifikasi oli, bisa membantu memecahkan persoalan was-was ini.

Sebagaimana telah diketahui bahwa oli mesin memegang peran yang sangat penting misalnya memperkecil koeffisien friksi antar elemen mesin yang saling bersinggungan, menjadi cooling agent di ruangan mesin, menghindari karat, menjaga agar tidak terjadi wearing pada permukaan elemen dsb.

Selain persyaratan tsb di atas oli mesin, saat mesin beroperasi, senantiasa berada dalam lingkungan yang memiliki suhu tinggi dikarenakan proses pembakaran di ruang bakar. Proses pembakaran tsb juga menyebabkan reaksi oksidasi serta menimbulkan radicals atau senyawa yang biasanya timbul dikarenakan reaksi efek panas, sehingga menyebabkan penurunan mutu oli mesin tsb. Untuk menjaga kwalitas oli dari reaski tsb diperlukan additive pencegah oksidasi.

Disamping itu blow-by gas yang merupakan gas pembakaran yang masuk ke ruang mesin mengandung bagian bahan bakar yang tidak terbakar sempurna, cenderung menjadi soot atau particulete, untuk menghindari particulate tersebut menggumpal sehingga menjadi gangguan tersendiri, oli mesin juga perlu additive anti pembentuk gumpalan tsb. Disamping itu pada mesin diesel, yang memungkinkan sulfur terkandung cukup banyak maka oli mesin untuk jenis ini memerlukan additive penetral sulfur tsb.

Seperti diketahui bahwa elemen mesin seperti piston-ring dan cylinder-liner, ujung connecting rod, lalu cam-nose dan rocker-arm adalah saling bersentuhan. Untuk bagian seperti ini, pelumasan dari fluida yang bersifat mengalir menjadi pelumasan permukaan dimana alirannya sangat terbatas. Kondisi jenis pelumasan yang ada di ruang mesin tsb, harus direspon oleh satu jenis oli mesin saja.

Untuk pelumasan jenis permukaan tsb, kekentalan oli mesin yang tinggi akan lebih cocok untuk melindungi dari wearing elemen, namun kekentalan oli mesin yang tinggi tsb menjadi hambatan bagi elemen-elemen yang berputar yang menurunkan effisiensi bahan bakar dari sistem itu sendiri. Sebaliknya kekentalan yang rendah atau encer, bagus untuk effisiensi bahan bakar, tetapi memungkinkan kerusakan elemen mesin lebih tinggi disebabkan kemungkinan gesekan antar elemen yang lebih besar. Sehingga oli mesin perlu di kondisikan agar mampu merespon kondisi jenis pelumasan yang diperlukan seperti di atas. Misalnya dengan penambahan additive ZDTP untuk melindungi bagian-bagian yang bersinggungan seperti cam dsb.

Distribusi penggunaan energi hasil pembakaran bisa digambarkan kurang lebih energi yang bisa dipakai sebagai tenaga gerak sistem 25%, gesekan roda dan jalan 6%, lalu loss karena mekanik 7.5%, dari distribusi tsb misalnya dengan menggunakan oli mesin shg loss mekanik menjadi 0% sekalipun, effisiensi bahan bakar akan naik 7.5%, namun sebenarnya tidaklah bisa diharapkan begitu tinggi peningkatan effisiensi bahan bakarnya. Namun harga oli yang cocok untuk effisiensi bahan bakar tinggi, tidaklah begitu berbeda dari oli biasa, maka penggunaan oli untuk mempertinggi keiritan bahan bakar ini tetap menjadi salah satu point yang tidak dilupakan.

Spesifikasi oli untuk mengirit bahan bakar tsb meliputi berbagai hal penting yang perlu diingat. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa ada beberapa jenis pelumasan yang terjadi di ruangan mesin, secara ringkas oli yang baik adalah oli yang mampu menurunkan friksi pada jenis pelumasan yang manapun di atas. Pada oli yang dipasarkan, ada sebuah sertifikat yang dikeluarkan dengan standard ILAC, yaitu standard yang dikeluarkan oleh produsen minyak dan produsen mobil tentang grade oli tsb.

Kecenderungan oli mesin saat ini adalah penurunan kekentalan oli untuk menurunkan hambatan fluida pada elemen yang berputar, sedangkan untuk menangani masalah pada permukaan elemen yang bersinggungan ditambahkan additive anti wearing, dsb. Pada operasional di lapangan yang lebih banyak dalam kondisi beban ringan atau sedang, dengan suhu sekitar 150 derajad celcius, oli yang memiliki base dari polimer memiliki kelebihan. Hal ini karena oli dengan base polimer mengalami perubahan kekentalan yang sedikit sekalipun terjadi perubahan suhu yang cukup besar. Sehingga aplikasi riilnya memiliki range usability yang lebih luas atau fleksible. Namun dengan kekentalan yang rendah, atau oli yang lebih encer, memiliki kecenderungan menguap yang lebih tinggi dari pada oli berkekentalan tinggi. Hal ini juga menjadi salah satu tema penelitian pada formula-development oli mesin.


Kode kekentalan dari sebuah oli mesin, biasanya tertulis di luar kaleng oli tersebut. Bagian yang ada huruf W, merupakan index kekentalan tsb yang diuji dengan sistem pengujian Cold Cranking Simulator (CCS) Ini dilakukan pada suhu rendah di bawah nol, misalnya 10W, 20W, 5W, atau 0W. Semakin kecil angka di situ semakin encer oli mesin tsb. Atau semakin mudah dalam starter mesin. Namun kalau dilihat secara problem pemakaian khusus nya di Indonesia dan bukan di dataran tinggi, oli tanpa standard CCS ini juga mencukupi. Apabila tanda kekentalan tsb, tidak menggunakan huruf W, maka oil tsb hanya di test dengan standard pada suhu 100 derajad C. Semakin kecil angkanya, semakin encer, cocok untuk titik berat pada fuel effisiency, tetapi kurang baik untuk melindungi elemen mesin yang saling bersentuhan.


Jadi sebenarnya dari sudut pandang teknis, untuk Indonesia yang tidak menjumpai suhu dingin, sudah cukup melihat spesifikasi oli dengan code angka tanpa huruf W. Tetapi dalam pemakaian riilnya kembali kepada kepuasan user, apakah memakai standard ganda atau cukup dengan standard tunggal tanpa pengujian CCS.


Long Life Engine Oil [SIZE=7]
Dengan semakin tingginya perhatian terhadap issue lingkungan, usaha untuk penggunaan oli mesin sampai dengan 30,000 km saat ini telah dimulai oleh beberapa produsen oli. Hal ini disamping lebih ringan bebannya terhadap lingkungan juga mengurangi tema dalam perawatan mesin. Dari penelitian telah diketahui bahwa penyebab utama rusaknya oli dimulai dari berkurangnya additive anti oksidasi dalam oli tsb. Semakin berkurangnya additive anti oksidasi ini menyebabkan kerusakan senyawa base oil karena proses kimia oksidasi, yang membawa effek berantai dengan kerusakan additive yang lain secara eksponensial yang mempercepat kenaikan kekentalan oli mesin tsb. Telah diketahui juga bahwa letak penyebab kerusakan mutu oli mesin ini, umumnya dimulai dari bagian antara piston dan silinder.

Pemakaian oli dalam kondisi mutu oli sudah rusak ini akan mengakibatkan timbulnya kotoran yang tertumpuk dalam mesin tsb. Kotoran ini berasal dari oli itu sendiri yang terurai, dan menggumpal yang akhirnya bisa diketemukan pada elemen-elemen mesin. Sehingga untuk memecahkan persoalan ini penggunaan additive anti oksidasi, additive detergent serta additive pencegah gumpalan menjadi salah satu kunci penting pada penentuan formula oli mesin baru.

Namun sebagai "rule of thumb", sampai saat ini, menggunakan oli yang biasa tetapi sering diganti lebih aman dari pada menggunakan oli bagus tetapi jarang diganti.

Secara garis besarnya, oli mesin ada lima group (menurut Standard API)

GROUP I : Mineral Oil dengan impurity cukup besar
GROUP II : Mineral oil dengan impurity lebih sedikit dari Group I
GROUP III : Mineral Oil sama dengan Group II dengan index viscosity lebih besar.
GROUP IV : PAO (PolyAlphaOlefin) Synthetic Oil
GROUP V : Esters Synthetic Oil

Tanpa melihat jenis dan kwalitas oli yang digunakan, yang menjadi masalah adalah BBM yang ada dalam ruang bakar tidak secara sempurna menguap, sehingga tidak semuanya terbakar. Sisa BBM ini dan Blowby akan membasahi Ring piston dan dinding silinder, melarutkan oli sehingga kering, hingga gesekan antara ring piston dengan dinding silinder nggak ada yang nahan, cepat AUS dan RUSAK.

Point UTAMAnya adalah bagaimana menjadikan BBM yang dimasukkan kedalam ruang bakar menguap (mendekati 100%), sehingga akan terjadi pembakaran sempurna, nggak ada sisa BBM. Se moderen2nya motor buatan baru, tetap saja tidak bisa menjadikan BBM menguap sempurna dalam ruang bakar (tergantung dari kwalitas bahan bakar), terlebih-lebih lagi kalau ada acara OPLOS-OPLOSan Bensin + Minyak tanah, ..... mesin akan cepat rusak atau performancenya akan dengan cepat mengalami DEGRADASI.

informasi


informasi

Peranan Oli sangat penting bagi mesin, khususnya untuk mesin motor maupun mobil. Namun apabila tidak sesuai dengan anjuran produsen mesin tersebut, tentunya akan mendatangkan masalah bagi mesin itu sendiri. Banyak kasus teman-teman yang mengisi oli melebihi batas maksimal dari yang dianjurkan, juga banyak teman-teman motoris yang mengisi oli mesin mobil ke dalam mesin motornya. Wah, wah.. semoga tidak terjadi pada mesin motor maupun mobil kita ya.

Pada mesin mobil dan motor disediakan alat untuk mengukur kapasitas oli yang ada di mesin, sering disebut dengan Dipstick Oil. Pada Dipstick Oil tersebut ada petunjuk High/Full dan Low/Add.



Pada gambar di atas dijelaskan bahwa apabila ketinggian oli berada diantara batas Maksimal dan Minimal, maka kapasitas oli dalam mesin dapat dikatakan berada dalam kondisi NORMAL. Jika berlebihan, segera dikurangi (dibuang melalui Oil Drain). Jika kurang, segera ditambahkan dengan oli yang sama jenisnya dengan oli yang ada di dalam mesin.



Mengapa tidak dibenarkan mengisi oli melebihi batas Maksimal?

Seluruh produsen mesin motor maupun mobil melarang kita untuk mengisi oli melebihi batas maksimal, karena akan berdampak buruk pada mesin. Seperti apakah kira-kira dampak buruknya?

Apabila kapasitas oli berlebihan, maka putaran poros engkol / crankshaft akan menyentuh genangan oli yang ada di bak karter, sehingga membuat oli menjadi berbusa yang berisi udara/gas. Hal ini dapat menimbulkan oli menjadi lebih cepat panas / overheat, beroksidasi dan kehilangan tekanan oli (loss of oil pressure).
Oli yang berbusa sukar untuk dipompa oleh pompa oli sehingga komponen mesin yang seharusnya mendapatkan pelumasan menjadi kering, dan akan rusak / macet.
Selain itu, oli yang berbusa akan membuat tekanan gas yang berlebihan di dalam ruang mesin, sehingga melalui jalur sirkulasi (PCV) akan terdorong (blow by gas) ke filter udara. Biasanya filter udara menjadi basah oli.
Motor dengan karburator, akan banyak ditemukan lapisan tipis oli, lebih parah akan menyumbat jalur-jalur dan needle valve (float valve) yang ada di karburator tersebut.
Tekanan udara dari oli yang berbusa tersebut, juga merembes keluar melalui seal-seal yang ada di mesin.


- Pada mesin motor, pengisian oli yang berlebihan juga mengganggu plat kopling (clutch). Karena plat kopling menjadi terendam oli, sehingga terlalu banyak oli yang membasahi plat kopling tersebut dan menjadi Slip. Normalnya, oli akan terlempar dengan sendirinya oleh putaran plat kopling (clutch) tersebut. Jika plat kopling slip, maka akan mengurangi umur pakainya, kehilangan tenaga dan pemborosan bensin.

Nah, jadi jelas sekarang, mengapa produsen mesin motor maupun mobil membatasi jumlah oli yang boleh dimasukkan ke dalam mesin. Kelebihan dan kekurangan adalah tidak baik buat mesin.

Jangan kelebihan isi oli dong ya…

Bisakah oli mesin mobil dipakai di mesin motor?

Bisa dibilang seluruh pabrik oli akan berkata TIDAK DIANJURKAN. Mengapa demikian?

Oli mesin motor bisa dibilang lebih rumit spesifikasi dan karakteristiknya ketimbang oli mesin mobil.



Oli pada mesin mobil dirancang untuk melumasi Bushing dan Bearing maupun pergerakan piston saja. Jadi pada mesin mobil, dibutuhkan oli yang licin dan mampu membuat lapisan tipis untuk melumasi komponen-komponen yang bergesekan tadi. Umumnya oli mesin mobil ditambahkan aditif Friction-Modifiers untuk memperkecil gesekan.

Apa akibatnya jika oli licin tadi dipakai di mesin motor? Tentunya untuk mesin motor yang menggunakan kopling basah (wet clutch), akan membuat kopling menjadi slip karena licin.

Jadi, kopling basah mesin motor memerlukan oli yang tidak licin sehingga kopling bisa tetap ‘gigit’, tidak kehilangan tenaga. Dengan kata lain, pada oli mesin motor, tidak boleh ada Friction Modifiers (Menurut standard JASO MA), atau ada sedikit Friction Modifiers (Menurut standard JASO MB).

Viskositas (keenceran) Oli akan rusak oleh roda gigi. Umumnya roda gigi transmisi mesin motor menyatu dengan mesin motor itu sendiri, sehingga oli akan membasahi roda-roda gigi tadi. Untuk itu oli motor dirancang untuk tahan terhadap ‘perasan’ roda-roda gigi transmisi agar viskositasnya tidak rusak.



Sementara untuk mesin mobil, roda-roda gigi transmisi berada pada bagian terpisah, dan dilumasi khusus oleh oli transmisi.

Banyak ditemukan di toko perlengkapan motor menjual oli yang sebenarnya untuk mesin mobil. Wah wah.. buat konsumen tentunya bikin bingung…

Biar mudahnya… oli untuk mesin motor, pastikan ada tertulis 4T yang digunakan untuk mesin motor jenis 4 tak maupun mesin motor 2 tak.
(Oli samping motor 2 tak bertuliskan kode 2T, bukan untuk dimasukkan ke ruang mesin).

Sementara, kalau oli mesin mobil, biasanya langsung tertulis angka viskositasnya secara jelas, misalnya 10W40, 5W30, 20W50, dst..

Selain itu, pastikan untuk motor dengan sistem Kopling Basah (Wet Clutch System) menggunakan oli mesin motor yang mencantumkan standard JASO MA (untuk kebanyakan motor di Indonesia memerlukan standard JASO MA, umumnya motor Jepang atau Asia).

Jangan salah isi oli dong ya…



RINGKASAN:

Biar lebih jelas lagi..

1. Oli Mesin mobil, ada kandungan Friction-Modifiers yang membuat oli sangat licin, dan membuat lapisan film pada metal yang bergesekan, agar licin / sedikit gesekan.

2. Oli Mesin Motor dengan Standard JASO MA, TIDAK ADA kandungan Friction-Modifiers, sehingga kopling basah tidak slip.

3. Oli Mesin Motor dengan Standard JASO MB, ADA ditambahkan sedikit kandungan Friction-Modifiers, namun ditujukan untuk mesin2 motor yang Advance Wet Clutch (kopling basah yang khusus). Masih sedikit sekali motor yang menggunakan oli dengan standard JASO MB.

Semoga bermanfaat Bro!

TIPS PERAWATAN MOTOR


TIPS

Rawatlah Aki Agar Tak Bikin Susah

Masih Banyak pemilik motor kurang peduli dengan aki. Apalagi beberapa tipe Mesin Suzuki - tanpa Aki- masih bisa dihidupkan kendati agak susah, karena harus menggunakan engkol kaki. Aki sangat penting, karena merupakan sumber tenaga untuk emngaktifkan CDI yang bertugas mengatur waktu pengapian. Fungsi aki pada mesin-mesin sekarang bukan sekedar memudahkan untuk menghiduokan mesin, juga salah satu jaringan komponen yang mengaktifkan kerja sistem pengapian. Tepatnya sistem pengapian sekarang, yaitu komponen yang dinamakan CDI, bekerja dengan arus DC, atau searah. JAdi berlawanan dengan jenis listrik yang dihasilkan mesin yaitu AC, atau arus bolak-balik. Arus ini kemudian diubah menjadi DC melalui rektifier (dikenal juga dengan kiprok) dan sifat arus listrik benar-benar DC (murni). Di lain hal, tegangan listrik yang dikeluarkan dari generator, regulator dan rektifier stabil. Nah, bila aki dilepas atau kondisinya tidak normal (air kurang atau salah satu sel rusak), maka untuk mengaktifkan CDI, berarti pasokan listrik langsung diambil dari rektifier. CDI yang teridiri dari komponen elektronik, tidak dapat mencerna arus listrik ini secara terus menerus. Kalau dipaksakan, akhirnya akan rusak dan mati. PAdahal harganya cukup mahal. Untuk mencegah agar tidak cepat pensiun dan tidak menguras isi kantong, tetaplah pasang aki dan pelihara kondisinya (Cairan elektrolit, dan kebersihan terminalnya). Bisa jadi, bila tidak repot, gunakan Aki MF (maintenance Free) yang tak memerlukan elektrolit. Sip kan ?

Perawatan Rantai

Demi keamanan pengendara, periksalah selalu kondisi dan setelan rantai sebelum memakai sepeda motor. Pada pelaksanaan pemeriksaan berkala, pada tiap 1.000 km, periksalah kondisi kemungkinan kerusakan rantai berikut ini :

1. Pin kendor atau terlepas
2. Mata rantai rusak.
3. Mata rantai macet atau oblak
4. Melampaui batas pemakaian atau aus
5. Setelan rantai tidak tepat.

Penyetelan Rantai Penggerak
Setel ketegangan rantai penggerak setiap 1.000 km dengan cara di bawah ini, hingga didapatkan ketegangan 5- 25 mm.

Perawatan Battery

Periksalah Battery sepeda motor Anda pada 500 km pertama dan setiap 3000 km selanjutnya.

Permukaan air accu bisa diperiksa dengan :
1. Membuka tempat duduk (jok).
2. Lepas tali pengikat.
3. Lepaskan baut pengikat battery.
4. Angkat battery
5. Lihat permukaannya.

Permukaan cairan harus selalu diperhatikan agar tetap berada antara garis permukaan atas dengan garis permukaan bawah. Jika permukaan berada pada garis permukaan bawah tambahkan air accu hingga mencapai batas permukaan atas. Jangan sekali-kali memakai air biasa.

Peringatan :
- Jangan sekali-kali menambahkan Accu-Zuur, pada saat menambah air accu.
- Hati-hati, jangan membengkokkan, merusak atau merubah jalannya saluran udara dari accu. Saluran tersebut telah dipasang pada tempat yang benar pada accu dan ujungnya selalu terbuka.
- Menyambung kabel Accu, kabel warna merah harus disambung ke terminal positif (+) pada Accu dan kabel warna hitam atau hitam bergaris putih ke terminal negatif (-) dari Accu. Bila penyambungannya salah dapat merusak sistim pengisian dan Accu.

Perawatan Busi

Periksalah busi 1.000 km pertamadan setiap 3.000 km selanjutnya. Ganti busi setiap 6.000 km

Mengabaikan perawatan busi akan mengakibatkan mesin sukar dihidupkan dan berkurang tenaganya.

Bila busi digunakan dalam waktu yang cukup lama, elektroda sedikit demi sedikit akan aus terbakar dan akan terjadi endapan arang di sekitar bagian dalam busi.

Sesuai jadwal perawatan berkala, busi harus dikeluarkan untuk diperiksa, dibersihkan dan disetel jarak celah busi.

Penimbunan arang di dalam kepala busi menghalangi percikan bunga api dan mengakibatkan gangguan pembakaran.

Bersihkan arang busi secara berkala.

Bila elektroda bagian tengah aus sama sekali, maka busi harus diganti dan celahnya disetel dengan menggunakan alat ukur ketebalan (tickness gauge).

Tips :
1. Periksa kondisi pembakaran pada busi. Bila tidak normal ganti sesuai spesifikasi.
2. Kencangkan busi dalam kepala cylinder sesuai dengan kekencangan yang telah ditentukan

suiseki

informasi,
Bagi mereka yang paham terhadap seni dari Jepang, pasti tahu tentang batu suiseki. Bagi masyarakat umum, suiseki mungkin masih terdengar aneh di telinga masyarakat Indonesia. Bagi masyarakat Semenanjung Korea, Jepang, dan Taiwan, seni batu ini hadir dengan berbagai nama.
Di Korea, suiseki disebut Su-Seok, yang artinya ‘batu berumur tua'. Di China, batu-batu ini akrab dipanggil shangshe,yang artinya ‘batu-batu indah'. Di Jepang sendiri disebut suiseki, yang artinya ‘batu air'. Meski mempunyai banyak panggilan, pengertiannya tetap sama, yakni batuan bernilai seni tinggi yang tercipta secara alamiah akibat proses alam yang berhubungan dengan air. Selintas batuan suiseki terlihat biasa saja. Namun, jika diperhatikan secara seksama, batuan itu bisa berbentuk menyerupai sesuatu, seperti bentuk binatang, atau bentuk alam seperti gunung, tebing, dan sejenisnya.
Seni ini muncul kira-kira 1.500 tahun lalu, sekitar tahun 618 sampai 907. Waktu itu, masanya kerajaan Dinasti Tan dan Sung. Di negeri Tiongkok itu, suiseki lahir dengan sebutan Shang-Sek atau Yah-Sek. Artinya, batu yang dapat dinikmati keindahannya dalam jenis dan arti yang lebih luas. Nama suiseki berasal dari akar kata Sui-Sek dalam bahasa Cina, yang berarti batu air.
Konon, sekitar 3.000 tahun yang lalu alkisah ada seorang rakyat biasa negeri Song menemukan sepotong batu. Karena percaya itu sangat bernilai maka batu tersebut disimpan baik-baik. Tamu-tamu yang berkunjung mengamati batu tersebut dan mulai menyenanginya. Pada awal Dinasti Shang (20 abad S.M) kegemaran terhadap seni batu mulai memasyarakat dan populer.
Nah, karena batu-batu tersebut sangat bernilai, maka sebenarnya sangat layak untuk dijadikan satu peluang usaha. Kuncinya adalah memahami seni suiseki dan punya jiwa petualang. Untuk mendapatkan jenis batu suiseki, tidaklah sulit. Bagi penggemar suiseki, Indonesia justru adalah surganya. Iklim tropis dan kondisi alam yang memungkinkan batu-batu indah ini mudah ditemukan. Jadi, jangan heran kalau suiseki di Indonesia tidak kalah menarik dibanding suiseki dari Korea, Jepang, atau Taiwan. Namun mencari batu-batu yang memiliki bentuk seni tinggi butuh suatu ketelatenan dan jiwa petualang yang tinggi. Biasanya batuan seperti itu banyak ditemukan di alam terbuka dan daerah-daerah yang dekat dengan aliran sungai.
Untuk daerah yang cukup kaya akan batu suiseki, Sumatera Barat merupakan ladang emas suiseki. Mulai Sungai Ombilin, Batanghari, Sijunjung, Sawah Lunto sampai sungai di Payakumbuh, merupakan tempat paling kaya akan batu suiseki. Namun tidak hanya di Sumatera Barat, di daerah lain pun sebenarnya kalau kita paham dan sering mengeksplor wilayah-wilayah lain, mungkin saja kita bisa menemukan ladang emas sendiri.
Soal harga, tentu sangat ditentukan oleh nilai artistik dari batu tersebut. Untuk itu sebenarnya diperlukan pemahaman tentang seni suiseki itu sendiri. Terkadang penilaian subyektif lebih banyak bermain di sini. Namun, tetap saja ada aturan dan patokan dari nilai suiseki ini, seperti salah satunya adalah originalitas batu tersebut. Selain itu harus dipastikan bahwa bentuk dari batu tersebut dibentuk oleh alam, bukan oleh tangan manusia.
Prospek bisnis ini sebenarnya cukup menjanjikan, apalagi skalanya bisa pada tingkat ekspor. Para pecinta suiseki di luar negeri menyukai hasil batu alam yang dihasilkan Indonesia. Namun karena kurangnya para pengusaha batu alam ini, permintaan dari luar negeri seringkali tidak bisa dipenuhi.
Anda tertarik mencobanya?https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqjowbZ7gBWerHFvS0TaroHiK-y8dEsUHeD3lGUSs84BjSiNcLtg5JAWmMrWmsmB17JP_3ztkoIS8V0sM3NLhNdNZ0ZCdHeLsSYaUzDZ1aPDcvSPS-1pzNRo5yWhoW4jkuyedxm1ZKK7Me/s200/360362406_RB3fQ-S.jpg

suiseki


informasi,
dijual batu suiseki atau batu kijing, batu suiseki atau batu kijing, batu suiseki atau batu kijing, batu suiseki atau batu kijing, batu suiseki atau batu kijing, batu suiseki atau batu kijing, batu suiseki atau batu kijing, batu suiseki atau batu kijing, yang berminat untuk koleksi bs hub ke no: 02199458057

Monday, March 23, 2009

agar genset tetap prima

informasi teknologi
Agar Genset Anda Selalu Prima?

Generator set (genset) merupakan alat andalan di saat kesediaan listrik PLN tak
memadai atau pun saat ?byar-pet? kerap melanda. Namun, kerapkali kita dibuat
repot saat genset tiba-tiba macet saat dibutuhkan.
Sebenarnya hal itu tak perlu terjadi bila saja kita mengetahui cara penggunaan
yang tepat dan merawatnya secara teratur. Untuk itu, sangat penting mengenali
lebih dini genset yang digunakan agar potensi kerugian atau pengeluaran biaya
yang lebih besar dapat dicegah.

Langkah awal yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian genset
antara lain, periksa dan pastikan selalu :
1. Kondisi & jumlah oli pelumas yang digunakan harus sesuai dengan yang
ditetapkan
2. Kecukupan & kesesuaian bahan bakar yang digunakan (bensin, solar,
atau LPG)
3. Sambungan & kondisi accu/baterai (untuk yang menggunakan starter
elektrik)
4. Kondisi & kecukupan pendingin/coolant dalam radiator (umumnya tipe
diatas 5 kVA)
5. Kabel pembebanan tersambung ke jaringan/beban
6. Saklar MCB/breaker pembebanan pada posisi off
7. Saklar MCB/breaker PLN pada posisi off
8. Prosedur penyalaan genset :
A. Untuk genset bensin :
a. Posisikan saklar mesin/engine switch pada posisi on
b. Posisikan tuas pengatur udara/choke pada posisi on
c. Nyalakan generator & gunakan pengaturan gas agar kondisi start
stabil
d. Posisikan tuas pengatur udara/choke pada posisi off
B. Untuk genset diesel :
a. Posisikan kunci kontak pada posisi on & biarkan sejenak
b. Periksa voltase pada display 12 V atau 24 V (tergantung dari accu
yang dibutuhkan)
c. Nyalakan genset dengan memutar kunci kontak pada posisi start
9. Biarkan hidup tanpa beban selama ± 5-10 menit agar putaran stabil
10. Posisikan saklar MCB/breaker pembebanan pada posisi on
11. Prosedur mematikan generator :
A. Posisikan saklar MCB/breaker pembebanan pada posisi off
B. Biarkan selama ± 5 menit agar putaran kembali stabil &
menghabiskan gas buang
C. Posisikan saklar mesin/engine switch pada posisi off (untuk tipe
bensin) atau posisikan kunci kontak pada posisi off (untuk tipe diesel)





Agar masa pakai genset lebih panjang, perlu diperhatikan hal-hal berikut :
1. Waktu pemanasan awal. Biarkan mesin hidup ± 5-10 menit pertama setelah start,
hal ini diperlukan agar putaran stabil.
2. Pembebanan. Sebaiknya gunakan pembebanan maksimum 80% dari kapasitasnya untuk
menjaga agar tidak terjadi over
load saat ada beban kejut ringan
3. Pelumasan. Ganti pelumas setelah 20 jam pertama dan setiap 100 jam berikutnya
4. Pemanasan untuk perawatan. Jalankan genset minimal sekali seminggu selama ± 5-20
menit untuk menjaga kondisi accu
dan pelumasan di dalam unit mesin.
5. Sirkulasi udara. Letakkan unit pada tempat dengan sirkulasi udara yang baik
atau tambahkan exhaust fan agar tidak
terjadi over heating pada genset.
Rubrik ini merupakan hasil kerjasama tim

setting Modem HP via kabel data

RUANG IMAJINASI

Hari ini harus lebih baik dari kemaren, besok harus lebih baik dari sekarang.

Hp+Im3 Sebagai Modem PC Melalui Kabel Data



Tulisan ini saya dedikasikan untuk teman-teman yang sampai saat ini masih
mengalami kesulitan memfungsikan handphone (hp) sebagai modem komputer. Bagi
mereka yang sudah berhasil melakukan langkah ini, sudi kiranya membantu
mengkoreksi bila ada tahapan yang terlewati. Pastikan setting gprs di hp anda
sudah benar. Mengkoneksikan hp anda sebagai modem komputer dengan asumsi anda
menggunakan kartu Im3, dengan sistem operasi WindowsXP menggunakan kabel data.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
[1] Masuk ke menu Control Panel
[2] Pilih Phone and Modem Options
[3] Pilih Modem
[4] Tekan Add
[5] Beri tanda centang "Don't detect my modem: I will select it from a list"
[6] Tekan Next
[7] Pilih Standard 33600 bps Modem
[8] Tekan Next
[9] Pilih port dari kabel data yang digunakan biasanya COM1 untuk kabel data,
jika tidak tersedia pilih COM lainnya
[10] Tekan Next
[11] Instalasi modem sudah selesai
[12] Tekan Finish
[13] Kembali ke tampilan Phone and Modem Options
[14] Pilih Modem yang sudah terinstal tadi yaitu Standard 33600 bps Modem
[15] Tekan Properties
[16] Pilih Diagnostics
[17] Tekan Query Modem (pastikan bahwa proses query telah sukses)
[18] Setelah itu pilih Advanced
[19] Masukan Extra Settings: AT+CGDCONT=1,"IP","WWW.INDOSAT-M3.NET"
[20] Tekan OK
[21] Kembali ke tampilan Phone and Modem Options
[22] Tekan OK lalu keluar dari menu Control Panel
[23] Langkah selanjutnya: Pilih Start>Programs>Accessories>Communication Network
Connection
[24] Pilih Create a new connection
[25] Akan muncul tampilan New Connection Wizard
[26] Tekan Next
[27] Pilih Connect to the Internet
[28] Tekan Next
[29] Pilih Set up my connection manually
[30] Tekan Next
[31] Pilih Connect using dial-up modem
[32] Isi ISP Name: Indosat-M3
[33] Tekan Next
[34] Isi Phone number: *99***1#
[35] Tekan Next
[36] Pilih Create this connection for: anyone's use
[37] Tekan Next
[38] Isi user name: gprs dan password: im3
[39] Tekan Next
[40] Beri centang pada Add a shortcut to this connection to my desktop
[41] Tekan Finish

Selesai sudah. Kini komputer anda dengan modem hp dapat digunakan untuk "jalan-jalan"
di dunia maya. Selamat mencoba semoga berhasil.

del.icio.us digg Facebook ma.gnolia reddit Slashdot

Lagi BlankKamus English-Indonesia Untuk Ponsel J2ME
test, dudaya, teknologi, agama, informasi, politik, lingkungan, teknologi, mobile,

KEJUJURAN MEMBAWA BERKAH

Pada suatu malam menjelang dini hari,Khalifah umar bin khatab ra bserta pengawalnya melakukan inspeksi klepinggiran kota. Tak sengaja beliau mendengar percakapan antara seorang ibu dengan anak gadisnya. ibunya berkata , "Campur saja susunya demgan air agar kelihatan bayak" lalu anak gadisnya menjawab, "Bagaimana saya harus melakukannya sdangkan Amirul Mukminin Umar bin Khatab telah mengeluarkan pernyataan melarang susu untuk dicampur dengan air?"
Selanjutnya ibunya berkata "Toh khalifah Umar tidak mengetahuinya".Lalu sang gadis itupun menimpali, "kalau khalifah Umar tidak mengetahuinya, maka ALLAH mengetahuinya."
Percakapan antara keduanya berkesan sekali dihati Umar. keesokan hari, Ia menyuruh pengawalnya menyelidiki kedua wanita itu. Setelah mengetahui saang gadis masih perawan, Umar memanggil putranya, 'Aashim, dan menawarkan gadis itu untuk dinikahinya. Disuruhlah Putranya untu melihat langsung paras wajah gadis itu.
Umar berpesan, "Pergilah wahai anakku. lihatlah gadis itu, nikahilah dia, dan aku berharap Dia akan melahirkan seorang pahlawan yang mampu memimpin bangsa arab."
Pernikahanpun berlangsung. dari keduanya lahior seorang perempuan yang kemudian dinikahi oleh Abdul Aziz bin Marawan yang selanjutnya melahirkan Umar bin Abdul aziz, Khalifah ke-5.
Tepat sekali ramalan khalifah Umar bin Khattab ra bahwa sifat amanah dan kejujuran menjadi penghubung antara khalifah umar bin Khatab dengan Umar bin Abdul Aziz dan membawa keberkahan

Sunday, March 22, 2009

Pelumas Ber-SNI-Tertunda

Asosiasi Pelumas Indonesia(Aspelindo) menyampaikan kekecewaan, perihal belum diberlakukannya Standart Nasional Indonesia(SNI) wajib bagi produk pelumas nasional oleh Dirjen Migas.
Padahal, SNI adalah standart yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis Kimia Hilir dan ditetapkan oleh Badan standart Nasional(BSN). SNI sendiri dibentuk dengan memenuhi World Trade Organisation(WTO) code of practice yaitu keterbukaan, transparanci, konsensus dan tidak memihak, efektif dan relefan, koheran dan berdimensi pembangunan.
Hal ini terjadi karena surat Dirjen Migas terkait notifikasi kepada WTO (Wolrd Trade Organisation) belum juga dikirim ke BSN(Badan Standart Nasional). Padahal surat tanggapan dari BSN kepada Departemen Sumber Daya Mineral atas notifikasi Bidang telah Dikirimkan sejak 9 juli 2008 lalu. "Diera krisis seperti saat ini seharusnya pemerintah harus lebih cepat mengambil langkah antisipatif(visioner) agar industri nasional tidak gulung tikar, sehingga tidak menambah angka pengangguran baru ataupun mengurangi pendapatan NEGARA dari pajak," tegas ARI BATUBARA, ketua harian ASPELINDO.

Seks tidak aman, kasus HIV/AIDS meningkat

Penerima hadiah Nobel VIROLOG, Francoise Barre-Sinoussi, mengkhawatirkan angka HIV/AIDS akan meningkat jika perilaku seks tidak aman juga meningkat. Doktor Barre-sinossi mendapatkan hadiah nobel tahun 2008 bersama dengan rekannya Virolog dari prancis, Dr Luc montagnier, untuk penemuan HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) tahun 1981 sebagai penyebab AIDS. Barre-Sinoussi mengkhawatirkan salah persepsi masyarakat terhadap obat ANTIRETROVIRAL(ARVI) yang bisa menurunkan kadar virus sehinnga masyarakat tak perlu khawatir melakukan hubungan seks yang tidak aman. "Kita harus mengungkapkan kebenaran HIV/AIDS bahwa treatment terbaru bisa saja efektif dan bisa memperpanjang usia mereka. Namun, pasien HIV/AIDS tetap saja harus waspada terhadap penyakit lainnya", kata Barre-sinousse